Bakrie & Brothers adalah salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia dengan lingkup kepentingan bisnis yang berfokus pada sektor manufaktur dan infrastruktur.

Sejarah Visi dan Misi Proyek Berjalan Struktur Organisasi & Perusahaan Tata Kelola Perusahaan Kepemimpinan Entitas Kami

Kami memiliki visi berbisnis, yang mewujudkan pertumbuhan dengan melayani masyarakat dan negeri.

Cerita Organisasi Sosial

Jelajahi berita dan pengumuman terbaru kami yang mencakup inovasi, karyawan kami, keberlanjutan, pemasaran, dan lainnya.

Berita dan Pengumuman

Tinjau data kinerja perusahaan, pelajari tentang strategi bisnis kami, dan prospek masa depan.

Pesan dari CEO Ikhtisar Keuangan Presentasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan Struktur Kepemilikan Saham

Ikuti berita terbaru dari Bakrie & Brothers.

GMS Paparan Publik & Aksi Korporasi Korespondensi Dokumen Pendukung

Untuk para pemikir kreatif dan percaya diri yang siap melampaui batasan.

Human Resource Career Opportunities & Inquiries
News Header
BERITA DAN MEDIA

Blog

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II/2020 Diprediksi Minus, Indonesia Bakal Resesi?

14/06/2020
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II/2020 Diprediksi Minus, Indonesia Bakal Resesi?

Sumber: Bisnis.com | 14 Jun 2020

Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi Pandemi virus Corona (Covid-19) akan menyebabkan resesi global pada tahun ini. Situasi tersebut bisa lebih buruk dibandingkan krisis keuangan 2008 - 2009.

Senada dengan IMF, Bank Dunia memperkirakan produk domestik bruto (PDB) global akan berkontraksi hingga 5,2 persen akibat Covid-19. Jika ramalan itu terjadi, maka akan mencatatkan angka resesi terdalam sejak Perang Dunia II. Lantas, apakah ekonomi Indonesia dapat bertahan dari badai resesi global?

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan tidak ada definisi definitif terkait resesi. Namun, jika mengacu pada konsensus, resesi diartikan terjadinya perlambatan ekonomi (kontraksi pertumbuhan) selama dua kuartal berturut-turut.

"A recession also has the potential to occur when there is a decline in income, employment, manufacturing, and retail, because the decline in indicators has the potential to slow down economic performance," Yusuf said when contacted by Bisnis, Sunday (14/6/2020).

Apalagi, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2020 ternyata hanya 2,97 persen. Realisasi tersebut lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu (yoy) yaitu 5,02 persen.

Yusuf menambahkan besar kemungkinan pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi lebih dalam pada kuartal II/2020 lantaran melambatnya pertumbuhan manufaktur dan indeks penjualan ritel akibat pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Lebih lanjut, dia menilai pelonggaran PSBB di beberapa kota besar tidak serta merta akan menggerakan ekonomi di level sebelum adanya pandemi Covid-19.

"If the slowdown in economic growth contraction occurs until the third quarter of 2020, then by definition Indonesia can already be said to be entering a recession," he said.

Tags

Berita Terkait

TENTANG KAMI

About Us

Perjalanan Perusahaan dimulai dengan kisah bisnis perdagangan kecil yang berkembang, dan dalam lebih dari 75 tahun telah terlibat dalam bisnis investasi/divestasi, mencapai berbagai prestasi dan mengantarkan Perusahaan menjadi salah satu korporasi terkemuka di Indonesia.

SELENGKAPNYA