Bakrie & Brothers adalah salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia dengan lingkup kepentingan bisnis yang berfokus pada sektor manufaktur dan infrastruktur.

Sejarah Visi dan Misi Proyek Berjalan Struktur Organisasi & Perusahaan Tata Kelola Perusahaan Kepemimpinan Entitas Kami

Kami memiliki visi berbisnis, yang mewujudkan pertumbuhan dengan melayani masyarakat dan negeri.

Cerita Organisasi Sosial

Jelajahi berita dan pengumuman terbaru kami yang mencakup inovasi, karyawan kami, keberlanjutan, pemasaran, dan lainnya.

Berita dan Pengumuman

Tinjau data kinerja perusahaan, pelajari tentang strategi bisnis kami, dan prospek masa depan.

Pesan dari CEO Ikhtisar Keuangan Presentasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan Struktur Kepemilikan Saham

Ikuti berita terbaru dari Bakrie & Brothers.

GMS Paparan Publik & Aksi Korporasi Korespondensi Dokumen Pendukung

Untuk para pemikir kreatif dan percaya diri yang siap melampaui batasan.

Human Resource Career Opportunities & Inquiries
News Header
BERITA DAN MEDIA

Blog

Kemenperin: Stimulus Otomotif 2026 Lebih Kompleks dan Selektif

05/01/2026
Kemenperin: Stimulus Otomotif 2026 Lebih Kompleks dan Selektif

Sumber : Kumparan.com | 5 Januari 2026

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mengajukan rancangan insentif dan stimulus industri otomotif mulai periode 2026 kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tepat sebelum pergantian tahun.

Menteri Perindustrian atau Menperin, Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan usulan tersebut demi mewujudkan perlindungan tenaga kerja hingga ekosistem industri yang terlibat di dalamnya. Sehingga memberikan kontribusi kepada perekonomian negara.

"We have submitted it, and as we have always stated, the program we are proposing is for the protection of workers and also for strengthening or strengthening the automotive manufacturing sector," Agus said in Jakarta, as quoted by Antara.

Agus mengeklaim bahwa realisasi dari rancangan tersebut dibuat lebih komprehensif dan terukur dibandingkan skema insentif pada masa pandemi Covid-19. Tujuannya menjaga keberlangsungan tenaga kerja di industri otomotif nasional.

Selain itu, Kemenperin juga menetapkan batasan harga pada masing-masing segmen kendaraan, agar insentif tersebut nantinya benar-benar tepat sasaran. Pembahasan tersebut dikatakan melibatkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

"The Ministry of Industry's sole interest is to protect the automotive sector's workforce, the automotive ecosystem. The forward and backward linkages are very strong, and the automotive sector is too large, so we must protect it," Agus explained.

"The Ministry of Industry certainly doesn't want our proposal to leave the country in a deficit. Therefore, the calculated benefits must outweigh the costs the state has prepared," he concluded.

Guna menyelamatkan pasar otomotif nasional yang melarat akibat pandemi Covid-19, pemerintah kala itu mengeluarkan jurus insentif berupa potongan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) secara periodik.

Pemerintah lewat Kemenkeu mengeluarkan kebijakan diskon PPnBM pada tahun 2021. Kala itu, aturannya terbit lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 5 Tahun 2021 tentang diskon PPnBM yang kemudian dilanjutkan kembali pada tahun 2022.

Secara umum, saat itu syarat dan model yang menerima manfaat diskon PPnBM sangat terbatas. Hanya model-model tergabung LCGC (Low Cost Green Car) atau KBH2 dengan kapasitas mesin maksimal 1.500 cc, sudah diproduksi di dalam negeri, dan harga maksimal Rp 250 juta. Namun untuk rancangan yang baru, Agus memberi sinyal akan ada penyesuaian regulasi terkait teknologi kendaraan, terutama yang berorientasi ramah lingkungan. Sebab momentum segmen kendaraan tersebut sedang naik tumbuh.

Berita Terkait

TENTANG KAMI

About Us

Perjalanan Perusahaan dimulai dengan kisah bisnis perdagangan kecil yang berkembang, dan dalam lebih dari 75 tahun telah terlibat dalam bisnis investasi/divestasi, mencapai berbagai prestasi dan mengantarkan Perusahaan menjadi salah satu korporasi terkemuka di Indonesia.

SELENGKAPNYA