Bakrie & Brothers adalah salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia dengan lingkup kepentingan bisnis yang berfokus pada sektor manufaktur dan infrastruktur.

Sejarah Visi dan Misi Proyek Berjalan Struktur Organisasi & Perusahaan Tata Kelola Perusahaan Kepemimpinan Entitas Kami

Kami memiliki visi berbisnis, yang mewujudkan pertumbuhan dengan melayani masyarakat dan negeri.

Cerita Organisasi Sosial

Jelajahi berita dan pengumuman terbaru kami yang mencakup inovasi, karyawan kami, keberlanjutan, pemasaran, dan lainnya.

Berita dan Pengumuman

Tinjau data kinerja perusahaan, pelajari tentang strategi bisnis kami, dan prospek masa depan.

Pesan dari CEO Ikhtisar Keuangan Presentasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan Struktur Kepemilikan Saham

Ikuti berita terbaru dari Bakrie & Brothers.

GMS Paparan Publik & Aksi Korporasi Korespondensi Dokumen Pendukung

Untuk para pemikir kreatif dan percaya diri yang siap melampaui batasan.

Human Resource Career Opportunities & Inquiries
News Header
BERITA DAN MEDIA

Blog

Semester I-2026: Revenue Naik 45,84%, Laba Usaha Melonjak 283,21%

28/08/2026
Semester I-2026: Revenue Naik 45,84%, Laba Usaha Melonjak 283,21%

PT Bakrie & Brothers Tbk (“BNBR” atau “Perseroan”) pada semester I 2026 membukukan pendapatan bersih Rp2,59 triliun, naik Rp814,69 miliar atau 45,84% dibanding revenue Perseroan periode sama di tahun sebelumnya Rp1,77 triliun. Perseroan juga berhasil menorehkan laba usaha Rp301,53 miliar pada semester I 2026, naik Rp222,84 miliar atau 283,21% dibanding periode sama di tahun sebelumnya Rp78,68 miliar.

Perseroan juga mencatatkan EBITDA positif di semester I 2026 senilai Rp423,04 miliar, naik signifikan Rp295,21 miliar atau 230,93% dibanding periode sama di tahun sebelumnya Rp127,83 miliar.

“Kami bersyukur bahwa Perseroan mampu mencatatkan pertumbuhan positif di tengah ketidakpastian dan kondisi ekonomi global yang tidak kunjung menentu. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa strategi, resiliensi, adaptabilitas, serta kerja keras seluruh tim mulai menunjukkan hasil,” terang Direktur Utama & CEO BNBR Anindya N. Bakrie, Jumat (28/8/2026).

Anin menambahkan, kenaikan pendapatan bersih Perseroan Rp814,69 miliar atau 45,84% tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan sejumlah unit usaha. Antara lain kenaikan pendapatan PT Bakrie Indo Infrastructure (“BIIN”) Group yang naik Rp 450,76 miliar (256,1%) sebagai dampak konsolidasi PT Cimanggis Cibitung Tollways (“CCT”), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”) Group yang naik Rp 232,58 miliar (56,2%), dan PT Bakrie Metal Industries (“BMI”) Group yang naik Rp120,96 miliar (10.2%).

Right Issue BNBR Rampung Akhir Juli 2026

Wakil Direktur Utama & Co-CEO BNBR A. Ardiansyah Bakrie menyampaikan Perseroan telah sukses menerbitkan saham baru melalui Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue pada akhir Juli 2026. Dana yang berhasil dihimpun dari rights issue tersebut adalah senilai Rp4,76 triliun.

Capaian Kinerja Unit Usaha

Lebih lanjut, Ardi Bakrie menambahkan, di semester I tahun 2026, sejumlah unit usaha BNBR telah berhasil mengukir prestasi yang membanggakan.

PT Bakrie Indo Infrastructure (“BIIN”) Group berhasil membukukan pendapatan bersih Rp 626,78 miliar, naik Rp 450,76 miliar atau 256,1% dibanding periode sama di tahun sebelumnya Rp176,02 miliar. Kenaikan ini merupakan dampak konsolidasi penuh PT Cimanggis Cibitung Tollways (“CCT”) di 2026.

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”) Group berhasil menorehkan pendapatan bersih Rp646,61 miliar, naik Rp232,58 miliar atau 56.2% dibanding periode sama di tahun sebelumnya Rp414,03. Kenaikan ini berasal dari peningkatan penjualan EV dan kenaikan penjualan di PT Bakrie Autoparts (“BA”) Group.

Sementara itu, PT Bakrie Metal Industries (“BMI”) Group berhasil mencatatkan pendapatan bersih Rp1,3 triliun, naik Rp 120,96 miliar atau 10,2% dibanding periode sama di tahun sebelumnya Rp1,18 triliun. Kenaikan ini ditopang oleh meningkatnya pendapatan BMI Parent sebesar 37,5%, PT Bakrie Construction (“Bcons”) naik 33,6% dan PT Southeast Asia Pipe Industries (“SEAPI”) yang naik 15,1%.

Prospek

Sementara itu, Direktur BNBR Roy Hendrajanto M. Sakti, mengatakan dengan struktur keuangan yang semakin kuat, portofolio infrastruktur strategis—termasuk jalan tol dan infrastruktur lainnya seperti jaringan pipanisasi sebagai sarana transportasi minyak dan gas—serta ekspansi di sektor industri masa depan seperti elektrifikasi transportasi dan energi berkelanjutan, BNBR optimistis dapat menciptakan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan mendukung pembangunan nasional. “Namun demikian, perusahaan mencatatkan penurunan laba bersih yang terutama disebabkan oleh dampak eksternal berupa kenaikan floating rate terhadap beban bunga CCT, khususnya pada tahun-tahun awal setelah akuisisi ketika komponen beban bunga masih relatif tinggi,” kata Roy.

Berita Terkait

TENTANG KAMI

About Us

Perjalanan Perusahaan dimulai dengan kisah bisnis perdagangan kecil yang berkembang, dan dalam lebih dari 75 tahun telah terlibat dalam bisnis investasi/divestasi, mencapai berbagai prestasi dan mengantarkan Perusahaan menjadi salah satu korporasi terkemuka di Indonesia.

SELENGKAPNYA