Blog
Bakrie Berpartisipasi Bangun Pembangkit Listrik EBT di Selayar
Dalam rangka membantu percepatan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) yang dicanangkan pemerintah, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) melalui anak usaha PT Bakrie Power baru saja menyepakati kerjasama dengan PT PLN (Persero) dalam proyek pengadaan dan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid di Desa Parak, Bontomanai, Selayar, Sulawesi Selatan. Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan pada hari Selasa (4/5) di Makassar, Sulawesi Selatan, bersama-sama dengan mitra kerja PT Dipa Jaya Sejahtera dan PT Syntek Otomasi Indonesia.
Presiden Direktur PT Bakrie & Brothers Tbk, Anindya Bakrie menyampaikan bahwa PT Bakrie Power memang menjadi unit usaha yang selama ini berfokus pada pengembangan sektor energi di Indonesia. “Saat ini dan di masa depan, sumber energi yang ramah lingkungan semakin menjadi prioritas. Pemerintah pusat pun telah menargetkan bauran energi nasional sebesar 23% dari sumber EBT pada tahun 2025. Kami di Bakrie Group menyadari pentingnya membantu pemerintah untuk dapat mengakselerasi pencapaian target bauran energi ini,” papar pria yang akrab disapa Anin ini.
Furthermore, Anin also stated that his party is ready to always carry out strategic efforts and maintain synergies with ministries/government agencies and SOEs in the energy sector, in order to support the plan. "Our participation in this collaboration with PLN is proof of our seriousness in these efforts, so that the provision of efficient and environmentally friendly energy sources nationally can be implemented more quickly," he added.
PLTS Hybrid di Selayar ini direncanakan akan memiliki kapasitas sebesar 1,3 Mega Watt peak, dan diproyeksikan akan mulai beroperasi secara resmi pada Desember 2021 mendatang. Pembangkit listrik ramah lingkungan ini akan menjadi sumber listrik tambahan bagi PLTD dengan total kapasitas terpasang 13 MW di pulau Selayar yang saat ini telah beroperasi, untuk dimanfaatkan oleh 27.892 pelanggan PLN di Kabupaten Selayar. PLN mengalokasikan dana investasi sebesar 39 Milyar Rupiah untuk proyek ini.
Lebih jauh, Direktur Utama PT Bakrie Power, Dody Taufiq Wijaya menyatakan bahwa PLTS Hybrid Selayar ini merupakan proyek penting yang menandai dimulainya era konversi pembangkit diesel ke pembangkit renewable yang lebih bersih. “Di seluruh Indonesia ini masih ada ratusan pembangkit listrik bertenaga diesel yang kini dioperasikan PLN. Ini menjadi potensi amat besar untuk dapat dikonversi menjadi pembangkit EBT, seperti yang kami lakukan di PLTS Hybrid Selayar ini,” jelas Dody.
Di sisi lain, hadirnya PLTS Hybrid turut meningkatkan keandalan pasokan listrik dan perbaikan tegangan pelayanan pada masyarakat yang berada di sekitar lokasi tersebut.
General Manager of PLN Parent Unit for South Sulawesi, Southeast Sulawesi and West Sulawesi, Awaluddin Hafid said that the signing of the PLTS Hybrid procurement was a form of PLN's commitment to providing environmentally friendly energy in these areas. "The presence of this PLTS Hybrid is expected to bring great benefits to the environment and the economy of the surrounding community, as well as to encourage investors to want to invest in the development of power plants that utilize new renewable energy," concluded Awaluddin.
Berita Terkait
Semester I-2026: Revenue Naik 45,84%, Laba Usaha Melonjak 283,21%
August 28, 2026
Gelar RUPST, BNBR Laporkan Kenaikan Laba Bersih 49,6%
June 12, 2026
Ditopang Konsolidasi CCT, Revenue BNBR Meningkat 19,02%
April 30, 2026
BNBR Kantongi Persetujuan Right Issue dari Pemegang Saham
February 27, 2026TENTANG KAMI
Perjalanan Perusahaan dimulai dengan kisah bisnis perdagangan kecil yang berkembang, dan dalam lebih dari 75 tahun telah terlibat dalam bisnis investasi/divestasi, mencapai berbagai prestasi dan mengantarkan Perusahaan menjadi salah satu korporasi terkemuka di Indonesia.
SELENGKAPNYA