Bakrie & Brothers adalah salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia dengan lingkup kepentingan bisnis yang berfokus pada sektor manufaktur dan infrastruktur.

Sejarah Visi dan Misi Proyek Berjalan Struktur Organisasi & Perusahaan Tata Kelola Perusahaan Kepemimpinan Entitas Kami

Kami memiliki visi berbisnis, yang mewujudkan pertumbuhan dengan melayani masyarakat dan negeri.

Cerita Organisasi Sosial

Jelajahi berita dan pengumuman terbaru kami yang mencakup inovasi, karyawan kami, keberlanjutan, pemasaran, dan lainnya.

Berita dan Pengumuman

Tinjau data kinerja perusahaan, pelajari tentang strategi bisnis kami, dan prospek masa depan.

Pesan dari CEO Ikhtisar Keuangan Presentasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan Struktur Kepemilikan Saham

Ikuti berita terbaru dari Bakrie & Brothers.

GMS Paparan Publik & Aksi Korporasi Korespondensi Dokumen Pendukung

Untuk para pemikir kreatif dan percaya diri yang siap melampaui batasan.

Human Resource Career Opportunities & Inquiries
News Header
BERITA DAN MEDIA

Blog

Terkuak! Puncak Emisi di RI Bakal Jatuh Pada Tahun 2035

12/06/2024
Terkuak! Puncak Emisi di RI Bakal Jatuh Pada Tahun 2035

Sumber : CNBC Indonesia | 11 Juni 2024

Dewan Energi Nasional (DEN) memproyeksikan puncak emisi karbon di Indonesia akan terjadi pada tahun 2035 mendatang. Oleh sebab itu pemanfaatan sumber energi fosil perlu dioptimalkan mulai dari sekarang.

Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto mengingatkan agar target produksi minyak 1 juta barel per hari (bph) tidak bergeser dari yang sebelumnya ditetapkan pada 2030 menjadi 2032. Sebab di dalam beberapa skenario yang disusun, pemerintah menargetkan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) pada 2060 mencapai 70%.

"While 70% of us want EBT, more people will invest in new, renewable energy. Even though we need it now. Until Indonesia becomes golden in 2045. Because the peak of emissions is estimated to be 2035," said Djoko on CNBC's Energy Corner. Indonesia, Tuesday (11/6/2024).

Menurut Djoko, mengenai puncak emisi tersebut, pemerintah telah menuangkannya ke dalam pembaruan peraturan pemerintah tentang kebijakan internasional. Hal tersebut termuat di dalam draf Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Kebijakan Energi Nasional (RPP KEN).

"Now we just have to prepare the president's letter to the DPR for approval. Yes, it is in the process, on the way. So we will put it in the RPP KEN, that's how it is," he said.

Djoko said that when Indonesia is golden in 2045, Indonesia will have started to fully use EBT. The use of fossil energy will be drastically reduced. "Whether it's coal, crude oil or gas. As a transition, we will continue to increase it. Later after 2035 it will start to decline. Well, hopefully this will also be approved by parliament," he said.

Berita Terkait

TENTANG KAMI

About Us

Perjalanan Perusahaan dimulai dengan kisah bisnis perdagangan kecil yang berkembang, dan dalam lebih dari 75 tahun telah terlibat dalam bisnis investasi/divestasi, mencapai berbagai prestasi dan mengantarkan Perusahaan menjadi salah satu korporasi terkemuka di Indonesia.

SELENGKAPNYA