Blog
Siap-siap! Pemerintah Tambah Insentif Kendaraan Listrik Tahun Depan
Sumber : Detik.com | 7 November 2023
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mengungkapkan akan memberikan serangkaian insentif kendaraan listrik pada 2024. Hal itu dilakukan untuk mendorong pengembangan ekosistem industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).
"We are preparing an incentive in the future, hopefully next year, maybe January (or) February, better models will come. So we will do something, in the future we need support," said the Deputy for Coordination. Infrastructure and Transportation of the Coordinating Minister for Maritime Affairs and Fisheries, Rachmat Kaimuddin in the Decarbonization of the Transportation Sector event which was viewed online, Tuesday (7/11/2023).
Rachmat mengakui harga kendaraan listrik cenderung lebih mahal dibandingkan kendaraan konvensional karena keunggulannya berbasis baterai. Untuk itu, perlu dorongan-dorongan agar masyarakat tergerak untuk mengadopsi kendaraan listrik.
"The fact is that if there is no encouragement, electric cars and motorbikes are more expensive for the same class because batteries are more expensive. So the price is more expensive, there are not many choices, this is what we need to intervene," he said.
Sejauh ini pemerintah telah mengeluarkan berbagai program bantuan, di mana untuk pembelian motor listrik baru diberikan bantuan sebesar Rp 7 juta untuk seluruh masyarakat berusia minimal 17 tahun dengan syarat cukup menunjukkan KTP.
The subsidy for purchasing electric motorbikes will continue in 2024, but the quota given is only 50 thousand units. This number is down from this year's target of 200 thousand units with a total budget of IDR 1.4 trillion from the Ministry of Industry.
Kemudian untuk mobil listrik dan bus listrik diberikan insentif berupa pengurangan PPN dari 11% menjadi 1%, pembebasan PPnBM menjadi 0%, hingga keistimewaan bebas ganjil genap. Syaratnya yaitu tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal 40%.
Dengan begini diharapkan jumlah pengguna kendaraan listrik akan semakin banyak. Pemerintah menargetkan di 2030 ada sebanyak 2 juta mobil listrik dan 13 juta motor listrik wara-wiri.
"Indeed, today there are not many users. The government's target is for 2030 to have 2 million cars and 13 million electric motorbikes, so 10% of the population. That is our goal. Therefore we want to encourage it," he added.
Berita Terkait
Roadmap Kendaraan Listrik sampai 2060, ICE Bakal Tersingkir
October 29, 2026
Tak Hanya Pembangkit, Transisi Energi juga Butuh Jaringan dan Penyimpanan Daya
October 28, 2026
RUU Migas Bergulir, SKK Migas Dorong Pembenahan Tata Kelola
October 21, 2026
Adopsi Truk Listrik, RI Disarankan Pakai Teknologi Tukar Baterai
October 14, 2026TENTANG KAMI
Perjalanan Perusahaan dimulai dengan kisah bisnis perdagangan kecil yang berkembang, dan dalam lebih dari 75 tahun telah terlibat dalam bisnis investasi/divestasi, mencapai berbagai prestasi dan mengantarkan Perusahaan menjadi salah satu korporasi terkemuka di Indonesia.
SELENGKAPNYA