Gasifikasi
Gasifikasi
Melanjutkan kesuksesan proyek pipa gas transmisi Kalimantan-Jawa Tahap I yang mulai mengalirkan gas bumi dari lapangan gas Kepodang ke pembangkit listrik Tambak Lorok di Jawa Tengah pada tahun 2015, kami juga tengah melakukan studi untuk merintis pembangunan secara bertahap jaringan pipa gas ruas Bontang (Kalimantan Timur) – Banjarmasin (Kalimantan Selatan) yang akan terintegrasi dengan Pipa Gas Bumi Trans Kalimantan.
Potensi pengembangan industri pupuk, petrokimia, pembangkit listrik, kebutuhan jaringan gas rumah tangga dan pengilangan minyak di Kalimantan Timur diperkirakan akan melahirkan potensi kebutuhan transportasi gas di wilayah tersebut sebesar 212 MMscfd. Pengembangan tersebut akan terakselerasi seiring dengan rencana pemerintah Indonesia yang menetapkan pengembangan Ibu Kota Negara di wilayah tersebut, dan akan turut memacu pertumbuhan sektor industri di wilayah Kalimantan Selatan dengan kebutuhan gas alam sebesar 137 MMscfd.