{"id":6545,"date":"2024-03-27T12:33:00","date_gmt":"2024-03-27T05:33:00","guid":{"rendered":"https:\/\/bakrie-brothers.com\/?p=6545"},"modified":"2024-05-22T13:48:37","modified_gmt":"2024-05-22T06:48:37","slug":"pertamina-nre-and-vktr-agree-to-develop-e-mobility-as-a-service-e-maas-in-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bakrie-brothers.com\/id\/news-and-media\/pertamina-nre-and-vktr-agree-to-develop-e-mobility-as-a-service-e-maas-in-indonesia\/","title":{"rendered":"Pertamina NRE dan VKTR Sepakat Kembangkan e-Mobility as a Service (e-MaaS) di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Pertamina New & Renewable Energy (\"Pertamina NRE\"), subholding PT Pertamina (Persero) yang fokus pada pengembangan energi bersih, dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (\"VKTR\"), anak perusahaan dari Grup Bakrie, menyepakati  inisiatif berkelanjutan dalam ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertamina NRE dan VKTR mengumumkan kemitraan strategis mereka dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia melalui e-Mobility as a Service (e-MaaS) untuk mendukung dekarbonisasi sektor transportasi Indonesia melalui penandatanganan Joint Development Agreement pada tanggal 15 Maret 2024 silam, dan seremoni penandatanganan pada tanggal 26 Maret 2024 dilakukan di Grha Pertamina, Jakarta.<\/p>\n\n\n\n<p>Penandatanganan dilakukan oleh  Gilarsi W. Setijono, CEO VKTR  dan CEO Pertamina NRE, John Anis, serta disaksikan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, CEO Grup Bakrie, Anindya Bakrie, Wakil Presiden Direktur Grup Bakrie, A. Ardiansyah Bakrie dan Ketua Otorita Ibu Kota Nusantara, Bambang Susantono.<\/p>\n\n\n\n<p>Indonesia telah menetapkan tujuannya untuk mencapai Net Zero Emisi pada tahun 2060, dengan sektor transportasi diidentifikasi sebagai penghasil gas rumah kaca (GHG) terbesar kedua. Dalam konteks ini, kolaborasi antara VKTR dan Pertamina NRE berupaya mendukung pencapaian target yang ambisius tersebut sebagai upaya untuk mengurangi emisi dari sektor transportasi yang diidentifikasi menyumbang 23% dari total emisi.<\/p>\n\n\n\n<p>Investasi infrastruktur transportasi publik saat ini masih mengandalkan dana pemerintah. Namun, e-MaaS menawarkan opsi pembiayaan yang fleksibel untuk operasi dan pemeliharaan bus listrik, sehingga mengurangi beban anggaran pemerintah. Selain itu, visi e-MaaS ini nantinya  tidak hanya tentang kendaraan, tetapi juga akan berkembang pada pengembangan  infrastruktur seperti stasiun pengisian daya (charging station) dan sumber energi terbarukan, dan hal krusial lainnya untuk memelihara ekosistem transportasi yang berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>VKTR dan Pertamina NRE nantinya akan membentuk suatu joint venture (JV) atau usaha patungan yang akan menyediakan kendaraan listrik untuk kebutuhan Transjakarta atau perusahaan-perusahaan lain yang membutuhkan. Dengan menyediakan belanja modal (CAPEX) yang memadai, nantinya Transjakarta atau perusahaan-perusahaan yang membutuhkan hanya membayar sewa atau membayar rupiah per kilometer pakai kepada JV ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini tentu akan sangat meringankan para pelanggan terutama Transjakarta yang membutuhkan armada yang besar kedepannya. Kemitraan ini pada tahap awal akan berfokus pada bus sebagai transportasi massal, tetapi pada akhirnya bisa berkembang ke segmen kendaraan komersial seperti truk dan kendaraan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dirancang untuk kemudahan implementasi, e-MaaS membuka peluang bagi VKTR untuk mendukung entitas seperti TransJakarta dan Ibu Kota Nusantara dalam mengembangkan infrastruktur yang diperlukan untuk adopsi kendaraan listrik secara luas.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, Indonesia mengoperasikan lebih dari 260.000-unit bus terdaftar yang mewakili pasar total sekitar US$ 50 miliar. Adapun target dari JV ini adalah mencapai angka penjualan 10,000 unit kendaraan listrik di tahun 2030. Dengan demikian, transisi dari model CAPEX menjadi model belanja operasional (OPEX) ini akan mempercepat adopsi luas kendaraan listrik di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>John Anis, CEO Pertamina NRE, menyambut baik kerjasama ini, \"Kami sangat bangga dan optimis dengan kerjasama ini, sudah saatnya berbagai pihak baik pemerintah, swasta dan masyarakat membangun ekosistem kendaraan listrik yang kuat. Tidak hanya bicara tentang peningkatan ekonomi, menjaga lingkungan dan keberlanjutan juga menjadi hal yang juga  terus  Pertamina kembangkan lewat berbagai inovasi dan kerjasama strategis lainnya,\u201d terang John.<\/p>\n\n\n\n<p>Gilarsi W. Setijono, CEO VKTR, menyatakan antusiasme atas kemitraan ini, menyatakan, \"Kolaborasi ini menandai momen bersejarah dalam perjalanan kami menuju solusi transportasi berkelanjutan. Adopsi EV di Indonesia masih dalam tahap awal, VKTR berkomitmen untuk menyediakan solusi financing yang memudahkan untuk memfasilitasi infrastruktur EV yang komprehensif, mengalihkan model CAPEX ke model OPEX, dan secara signifikan berkontribusi pada ekonomi Indonesia melalui e-MaaS. Bersama dengan PNRE, kami siap merevolusi lanskap EV di Indonesia dan membuka jalan bagi masa depan yang lebih hijau dan sadar lingkungan.\"<\/p>\n\n\n\n<p>Penandatanganan Joint Development Agreement antara VKTR dan PNRE merupakan langkah besar untuk  mendekarbonisasi transportasi di Indonesia. Dengan kerjasama ini diharapkan dapat mendukung  tujuan besar Indonesia mencapai net Zero Emission 2060 .<\/p>\n\n\n\n<p>Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pertamina New &amp; Renewable Energy (&#8220;Pertamina NRE&#8221;), a subholding of PT Pertamina (Persero) which focuses on developing clean energy, and PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (&#8220;VKTR&#8221;), a subsidiary of the Bakrie Group, have agreed on sustainable initiatives in the electric vehicle ecosystem in Indonesia. Pertamina NRE and VKTR announced their strategic partnership in accelerating the adoption of electric vehicles in Indonesia through e-Mobility as a Service (e-MaaS) to support the decarbonization of Indonesia&#8217;s transportation sector through the signing of a Joint Development Agreement on March 15 2024, and a signing ceremony on March 26 2024 held at Grha Pertamina, Jakarta. The signing was carried out by Gilarsi W. Setijono, CEO of VKTR and CEO of Pertamina NRE, John Anis, and witnessed by the President Director of PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, CEO of the Bakrie Group, Anindya Bakrie, Deputy President Director of the Bakrie Group, A. Ardiansyah Bakrie and Chairman Archipelago Capital Authority, Bambang Susantono. Indonesia has set its goal of achieving Net Zero Emissions by 2060, with the transportation sector identified as the second largest emitter of greenhouse gases (GHG). In this context, the collaboration between VKTR and Pertamina NRE seeks to support the achievement of this ambitious target as an effort to reduce emissions from the transportation sector which is identified as contributing 23% of total emissions. Public transportation infrastructure investment currently still relies on government funds. However, e-MaaS offers flexible financing options for the operation and maintenance of electric buses, thereby reducing the burden on government budgets. Apart from that, the e-MaaS vision will not only be about vehicles, but will also develop infrastructure such as charging stations and renewable energy sources, and other crucial things to maintain a sustainable transportation ecosystem. VKTR and Pertamina NRE will later form a joint venture (JV) which will provide electric vehicles for the needs of Transjakarta or other companies in need. By providing adequate capital expenditure (CAPEX), Transjakarta or companies that need it will only pay rent or pay rupiah per kilometer used to this JV. This will certainly make things easier for customers, especially Transjakarta, which will need a large fleet in the future. This partnership will initially focus on buses as mass transportation, but could eventually expand to commercial vehicle segments such as trucks and other vehicles. Designed for ease of implementation, e-MaaS opens up opportunities for VKTR to support entities such as TransJakarta and Capital Archipelago in developing the infrastructure necessary for widespread adoption of electric vehicles. Currently, Indonesia operates more than 260,000 registered buses representing a total market of around US$ 50 billion. The target of this JV is to reach sales of 10,000 units of electric vehicles by 2030. Thus, the transition from the CAPEX model to the operational expenditure (OPEX) model will accelerate the widespread adoption of electric vehicles in Indonesia. John Anis, CEO of Pertamina NRE, welcomed this collaboration, &#8220;We are very proud and optimistic about this collaboration, it is time for various parties, both government, private and society, to build a strong electric vehicle ecosystem. Not only talking about improving the economy, protecting the environment and sustainability &#8220;This is also something that Pertamina continues to develop through various innovations and other strategic collaborations,&#8221; explained John. Gilarsi W. Setijono, CEO of VKTR, expressed enthusiasm for this partnership, stating, &#8220;This collaboration marks a historic moment in our journey towards sustainable transportation solutions. EV adoption in Indonesia is still in its early stages, VKTR is committed to providing financing solutions that make it easier to facilitate infrastructure Comprehensive EV, shifting the CAPEX model to an OPEX model, and significantly contributing to the Indonesian economy through e-MaaS. Together with PNRE, we are ready to revolutionize the EV landscape in Indonesia and pave the way for a greener and more environmentally conscious future.&#8221; The signing of the Joint Development Agreement between VKTR and PNRE is a major step towards decarbonizing transportation in Indonesia. With this collaboration, it is hoped that it can support Indonesia&#8217;s big goal of achieving net zero emissions by 2060. Pertamina, as a leading company in the energy transition sector, is committed to supporting the 2060 Net Zero Emission target by continuing to encourage programs that have a direct impact on the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs). All of these efforts are in line with the implementation of Environmental, Social &amp; Governance (ESG) in all Pertamina business lines and operations.<\/p>","protected":false},"author":9,"featured_media":6550,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37],"tags":[],"class_list":["post-6545","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news-and-media"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bakrie-brothers.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6545","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bakrie-brothers.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bakrie-brothers.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bakrie-brothers.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bakrie-brothers.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6545"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bakrie-brothers.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6545\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bakrie-brothers.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6550"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bakrie-brothers.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6545"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bakrie-brothers.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6545"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bakrie-brothers.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6545"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}